SB

SIGAP BRIDA

Sistem Informasi Gabungan Arsip & Privasi

STUDI SOSIAL EKONOMI RENCANA ZONASI SUMUR RESAPAN PADA PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN (PRIVATE AREA) DI KOTA MAKASSAR (STUDI KASUS DI KECAMATAN TAMALANREA)

Mukrimin, S. Hut., M.P., Ph.D, Dr. Ir. Hasanuddin Molo, S.Hut., M.P., IPM., CIEA, Ahmad Sabri, S.Hut • 2022

Public Lisensi: Hak Cipta BRIDA 👁️ 0 ⬇️ 0

Abstrak

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak perkembangan sangat pesat sejak 10 tahun terakhir baik itu perkembangan di bidang pembangunan infrastruktur maupun perkembangan di bidang industri dan jasa. Perkembangan ini tidak mungkin dicegah seiring dengan laju pertumbuhan penduduk. Berdasarkan sensus yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Indonesia pada tahun 2020 sebesar 270,2 juta jiwa sedangkan pada tahun 2010 sebesar237,63 juta jiwa. Dalam kurung 10 tahun terakhir laju pertumbuhan penduduk di Indonesia sebesar1,25% per tahun. Pertumbuhan laju penduduk maupun perkembangan sosial ekonomi di Indonesiatidak lepas dari pengaruh perkembangan kota-kota besar termasuk kota Makassar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Makassar (2022), penduduk Kota Makassar pada tahun 2021 sebanyak 1.427.619 jiwa yang terdiri atas 711.006 jiwa penduduk laki-laki dan 716.613 jiwa penduduk perempuan. Dibandingkan dengan jumlah penduduk tahun 2020, penduduk Kota Makassar mengalami pertumbuhan sebesar 0,26 persen. Kepadatan penduduk di Kota Makassar tahun 2021 mencapai 8.122 jiwa/km2 dengan kepadatan penduduk tertinggi terletak di Kecamatan Makassar dengan kepadatan sebesar 32.596 jiwa/km2 dan terendah di Kecamatan Tamalanrea sebesar 3.242 jiwa/km2. Tingginya kepadatan penduduk di kota-kota besar termasuk kota Makassar, sehingga mengakibatkan banyak permasalahan lingkungan yang semakin lama akan semakin parah dan akan menimbulkan bencana bagi penduduk yang ada di wilayah perkotaan. (Rahardjo, 2014) menyatakan bahwa salah satu masalah berat yang dihadapi oleh pemerintah daerah dan masyarakatperkotaan adalah banjir yang terjadi pada musim hujan. Sejumlah titik banjir yang cukup parah dikota Makassar terjadi di jalan Urip Sumoharjo depan gubernuran, di jalan Pettarani, depan Universitas Islam Makassar, dan di depan persimpangan Perumahan BTP Tamalanrea. Padahal, wilayah ini termasuk cukup tinggi lokasinya. Bahkan, ada banyak kawasan perumahan yang berlokasi di wilayah pinggiran yang tenggelam sehingga warga terpaksa mengungsi ke tempat yang tidak terjangkau banjir hingga beberapa hari lamanya. Berdasarkan kejadian tersebut, tidak sedikit kerugian yang di taksir akibat bencana banjir ini, baik itu secara fisik, sosial dan ekonomi (Anriani et al., 2019).

Kata Kunci

Metode

Unduh PDF Buka PDF Penuh
Mukrimin, S. Hut., M.P., Ph.D, Dr. Ir. Hasanuddin Molo, S.Hut., M.P., IPM., CIEA, Ahmad Sabri, S.Hut (2022). STUDI SOSIAL EKONOMI RENCANA ZONASI SUMUR RESAPAN PADA PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN (PRIVATE AREA) DI KOTA MAKASSAR (STUDI KASUS DI KECAMATAN TAMALANREA). BRIDA Kota Makassar

Pendanaan & Etika

Sumber Pendanaan
Pernyataan Etika