POLICY BRIEF ANALISIS MODEL PENGELOLAAN SAMPAH KOTA MAKASSAR
- β’ 2025
Abstrak
Kota Makassar menghadapi krisis pengelolaan sampah yang mendesak, ditandai dengan volume timbulan harian yang mencapai 4.500-5.000 mΒ³ di samping itu kapasitas TPA Antang yang semakin terbatas menjadi constraint yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Pendekatan konvensional pengelolaan sampah yang berpusat pada pemerintah terbukti tidak lagi memadai untuk mengatasi tantangan ini. Penelitian ini mengidentiLikasi bahwa partisipasi masyarakat merupakan faktor paling krusial (bobot AHP 0,2182) dalam menentukan keberhasilan pengelolaan sampah. Sementara analisis juga menunjukkan bahwa strategi yang paling efektif dan prioritas untuk diimplementasikan adalah Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di tingkat Komunitas (skor prioritas 0,2622) dan gerakan Kompos Mandiri di tingkat rumah tangga (skor 0,2485). Ringkasan kebijakan ini merekomendasikan pergeseran strategis dari model terpusat ke model pengelolaan sampah terintegrasi yang memberdayakan masyarakat sebagai aktor utama. Rekomendasi utama berfokus pada: (1) Prioritas penguatan dan perluasan TPS3R Komunitas dan Kompos Mandiri, (2) Revitalisasi Bank Sampah sebagai instrumen insentif ekonomi, dan (3) Penciptaan kerangka regulasi yang mendukung kemitraan dan edukasi berkelanjutan.
Kata Kunci
Metode
β
- (2025). POLICY BRIEF ANALISIS MODEL PENGELOLAAN SAMPAH KOTA MAKASSAR. BRIDA Kota Makassar
Pendanaan & Etika
- Sumber Pendanaan
- β
- Pernyataan Etika
- β