SB

SIGAP BRIDA

Sistem Informasi Gabungan Arsip & Privasi

[POLICY BRIEF] PERAN KOMODITAS HOLTIKULTURA LORONG WISATA DALAM PENGENDALIAN INFLASI DI KOTA MAKASSAR

Dr. Zainal Abidin, SE., M. Si, Faisal Rizal Zainal, SP., MM, Dr. Ahmad Firman, SE., M. Si, Dr. N. Ikawidjaja, MM. • 2023

Policy Brief
👁️ 0 ⬇️ 0

[POLICY BRIEF] PERAN KOMODITAS HOLTIKULTURA LORONG WISATA DALAM PENGENDALIAN INFLASI DI KOTA MAKASSAR

Dr. Zainal Abidin, SE., M. Si, Faisal Rizal Zainal, SP., MM, Dr. Ahmad Firman, SE., M. Si, Dr. N. Ikawidjaja, MM. • 2023

Public Policy Brief Lisensi: — 👁️ 0 ⬇️ 0

Abstrak

Indeks inflasi merupakan salah satu indikator ekonomi terpenting yang mempengaruhi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Karena semua perlu membeli dan menggunakan berbagai barang dan jasa yang secara langsung (secara implisit) mengalami perubahan harga setiap saat. Dalam ekonomi pasar, harga barang dan jasa selalu dapat berubah dan, sementara beberapa harga naik, yang lain mungkin turun atau tetap sama. Jika membahas tentang inflasi, maka maksud sebenarnya adalah kenaikan tingkat harga barang dan jasa. Dengan kata lain, inflasi didefinisikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum atau berbasis luas selama periode yang diperpanjang (Höflmayr, 2022). Inflasi mengukur perubahan tingkat harga umum ekonomi dan mencerminkan fenomena bahwa mata uang nominal cenderung kehilangan nilainya dari waktu ke waktu. Hal ini umumnya diukur dalam bentuk perubahan tahun-ke-tahun pada tingkat harga rata-rata di seluruh perekonomian (OECD, 2022). Kenaikan tingkat harga keseluruhan disebut sebagai inflasi dan dalam situasi di mana inflasi tinggi, daya beli barang dan jasa menurun (Atigala et al., 2022). Lorong adalah ibarat sel kota dan otaknya adalah pemerintah. "Sel dan otak menjadi penentu apakah kota itu bisa terus hidup, sehat atau bahkan mati. Pemerintah Kota Makassar, kata Danny, salah satu hal yang akan dijalankan pemeritahannya adalah melakukan restorasi tata ruang Kota Makassar menjadi berstandar dunia. Karena itu ia melihat perlunya melakukan restorasi atas lorong. Banyak persoalan sosial yang ada di Lorong. Mulai dari masalah begal motor, orang-orang yang derajat kesehatannya rendah, hingga banyak masyarakat miskin yang tinggal di lorong. "Maka pendekatan kita bukan komunitas, tetapi pendekatan ruang yang di dalamnya multikomunitas, jelas dia. Dijelaskannya, Lorong Garden akan dikembangkan dengan melakukan penanaman cabe. Diharapkan ini akan menghasilkan pendapatan yang besar bagi masyarakat yang tinggal di lorong (Rahmat, 2017). Lorong wisata adalah Lorong di daerah yang memiliki karakter dan potensi sebagai destinasi wisata (Perwali No. 82 Tahun 2022, 2022). Jika sebelumnya disebut Lorong Garden maka mulai Agustus 2022 maka disebut sebagai Lorong Wisata. Pengembangan lorong wisata (Longwis) sebagai upaya dalam mengembangkan perekonomian masyarakat lorong. Pasalnya kehidupan masyarakat di Kota Anging Mammiri ini pada umumnya kebanyakan berasal dari lorong. Keberadaan lorong wisata yang sebelumnya bernama lorong garden bukan hanya menciptakan lorong yang bersih dan asri, tetapi juga bagaimana mengembangkan perekonomian masyarakat, Pengembangan lorong yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, utamanya dalam terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat secara tidak langsung ikut mendorong peningkatan kota yang lebih baik ika kondisi dalam lorongnya baik, maka tentu kondisi masyarakatnya akan baik. Hal ini akan mempengaruhi kondisi kota yang lebih baik, begitu pun dengan sebaliknya. Makanya bapak wali kota kita mengembangkan lorong sebagai titik awal mengembangkan kota menjadi lebih baik (Nurfitri, 2023). Salah satu fungsi Lorong wisata adalah mengendalikan inflasi. Lorong wisata (longwis) menjadi jurus Pemerintah Kota Makassar untuk menangani dan mencegah terjadinya inflasi. Longwis merupakan program prioritas Pemkot Makassar yang diyakini bisa membantumasyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Baik kebutuhan pangan maupun kebutuhan lain yang dilakukan secara mandiri oleh warga lorong. Kota Makassar berupaya mengendalikan inflasi dengan memanfaatkan lorong wisata. Banyak kegiatan di lorong wisata yang bisa menekan inflasi, misalnya menanam cabai dan beragam tanaman pangan lainnya, misalnya cabai yang merupakan penyumbang inflasi dan di Lorong wisata dilakukan budidaya cabe dalam lorong untuk menekan inflasi (Siti Aminah, 2022). Terkendalinya inflasi di Kota Makassar tentu tidak lepas dari peran penting Pemerintah Kota Makassar yang sangat serius dalam melakukan pengendalian inflasi di Kota Makassar. Salah satu program strategis Kota Makassar dalam upaya pengendalian inflasi adalah dengan Program Lorong Wisata (Longwis). Berdasarkan latar belakang tersebut maka peneliti tertarik untuk mengangkat judul penelitian yaitu: Peran Komoditas Holtikultura Lorong Wisata dalam Pengendalian Inflasi di Kota Makassar.

Kata Kunci

Metode

Dr. Zainal Abidin, SE., M. Si, Faisal Rizal Zainal, SP., MM, Dr. Ahmad Firman, SE., M. Si, Dr. N. Ikawidjaja, MM. (2023). [POLICY BRIEF] PERAN KOMODITAS HOLTIKULTURA LORONG WISATA DALAM PENGENDALIAN INFLASI DI KOTA MAKASSAR. BRIDA Kota Makassar

Pendanaan & Etika

Sumber Pendanaan
Pernyataan Etika