SB

SIGAP BRIDA

Sistem Informasi Gabungan Arsip & Privasi

TECHNOPRENEURSHIP: DIGITAL MARKETING DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF KULINER LORONG WISATA DI KOTA MAKASSAR

Dr. Ir. Muh. Rizal S, ST., S.A.N., M.PD., IPM, Muhammad Luthfi Siraj, S.Pd., M.Pd, Syarifuddin, S.Sos., M.AP β€’ 2024

Public Lisensi: Hak Cipta BRIDA πŸ‘οΈ 0 ⬇️ 0

Abstrak

Perkembangan dunia industri kuliner yang meningkat tanpa disadari ternyata juga memberikan peningkatan pada animo masyarakat yang dipahami pada dunia bisnis, pengintegrasian teknologi dan pemahaman mengenai pemakaiannya bisa menjadi senjata bagi pelaku usaha untuk selangkah lebih depan dibandingkan dengan pesaingnya atau disebut juga keunggulan kompetitif. Digital marketing menjadi salah satu media yang sering digunakan oleh pelaku usaha karena kemampuan baru konsumen dalam mengikuti arus digitalisasi, beberapa perusahaan sedikit demi sedikit mulai meninggalkan model pemasaran konvesional/dan beralih ke pemasaran moderen. Dengan model literasi digital marketing maka akan lebih memudahkan bagi industri kuliner di Kota Makassar akan lebih memahami cara komunikasi dan transaksi yang dapat dilakukan setiap waktu/real time dan bisa di akses ke seluruh dunia, serta dapat melihat berbagai barang melalui internet, sebagian besar informasi mengenai berbagai produk sudah tersedia di internet, kemudahan dalam pemesanan dan kemampuan konsumen dalam membandingkan satu produk dengan produk lainnya. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian fenomenologi untuk menggambarkan segala fenomena bagaimana model literasi digital marketing dalam pengembangan home industri kreatif Kuliner di kota Makassar. Aspek-aspek yang menjadi fokus penelitian ini social networking, transliteracy, maintaining privacy, managing identity, creating content. Jenis sumber data dalam penelitian ini digunakan data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Teknik analisis data digunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil temuan penelitian diketahui Model digital marketing dalam pengembangan industri kreatif Kuliner di Lorong wisata kota Makassar dilakukan melalui tiga tahap yaitu 1) Data Based dan Penggunaan Big Data dan Analitik, 2) Optimalisasi Inkubator Bisnis Berbasis Digital, dan 3) Pembuatan Konten Edukatif dan Interaktif dan Pemasaran Berbasis Lokasi (GeoTargeting).Strategi yang dapat diterapkan pemerintah kepada para pelaku Industri kuliner di Makasar dalam memanfaatkan platform untuk pengembangan kuliner dengan empat tahap yaitu Pengembangan Ukm Berbasis Kolaborasi Aktor Dalam Menciptakan Basis Data Satu Pintu, Pengembangan Sumber Daya Manusia Melalui Optimalisasi Pelatihan Kepada Pelaku Usaha Secara Kontinyu, Menyediakan Model Platform E-Commerce Bagi Pelaku Usaha, Dan Membangun Brand Awareness

Kata Kunci

β€”

Metode

β€”

Unduh PDF Buka PDF Penuh
Dr. Ir. Muh. Rizal S, ST., S.A.N., M.PD., IPM, Muhammad Luthfi Siraj, S.Pd., M.Pd, Syarifuddin, S.Sos., M.AP (2024). TECHNOPRENEURSHIP: DIGITAL MARKETING DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF KULINER LORONG WISATA DI KOTA MAKASSAR. BRIDA Kota Makassar

Pendanaan & Etika

Sumber Pendanaan
β€”
Pernyataan Etika
β€”