Logo SIGAP BRIDA

SIGAP

Sistem Informasi Gabungan Arsip & Pegawai

Pengembangan Profesional Guru SD dan SMP Kota Makassar Menuju Sistem Pengembangan Guru yang Berjenjang, Terdiferensiasi, dan Berbasis Bukti

Prof. Dr. Ahmad Firman, S.E., M.Si, Dr. Fitriani Latief, SP., M.M, Dr. H. Muhammad Hidayat, S.E., M.M, Dr. Asri, S.Pd., M.Pd, Dr. H. Basri Rakhman, S.Sos., M.Si • 2026

Public Policy Brief Lisensi: — 👁️ 0 ⬇️ 0

Abstrak

Pengembangan profesional guru di Kota Makassar memerlukan pendekatan yang lebih terarah daripada pelatihan yang seragam untuk seluruh guru. Penelitian terhadap 161 guru SD dan SMP menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik, literasi digital, efikasi diri, dan kebutuhan pengembangan profesional membentuk pola hubungan yang berbeda tetapi saling melengkapi. Kompetensi pedagogik memiliki hubungan paling kuat dengan efikasi diri (β=0,624; p<0,001), sedangkan efikasi diri berkaitan signifikan dengan kebutuhan pengembangan profesional (β=0,384; p<0,001). Literasi digital juga berkaitan secara langsung dengan kebutuhan pengembangan profesional (β=0,190; p=0,011). Jalur kompetensi pedagogik melalui efikasi diri menuju kebutuhan pengembangan profesional juga signifikan (β=0,240; p=0,001). Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan profesional tidak cukup diarahkan pada penambahan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga perlu membangun keyakinan guru untuk menerapkan kemampuan tersebut dalam praktik

Kata Kunci

Metode

Unduh PDF Buka PDF Penuh
Prof. Dr. Ahmad Firman, S.E., M.Si, Dr. Fitriani Latief, SP., M.M, Dr. H. Muhammad Hidayat, S.E., M.M, Dr. Asri, S.Pd., M.Pd, Dr. H. Basri Rakhman, S.Sos., M.Si (2026). Pengembangan Profesional Guru SD dan SMP Kota Makassar Menuju Sistem Pengembangan Guru yang Berjenjang, Terdiferensiasi, dan Berbasis Bukti. BRIDA Kota Makassar

Pendanaan & Etika

Sumber Pendanaan
Pernyataan Etika